GenPI.co - Wabah covid-19 varian Omicron kembali menggila di Jakarta. Untuk itu, semua harus waspada dan tetap menjaga protokol kesehatan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov DKI Dwi Oktavia menyebut berdasarkan data Senin (13/6) kasus aktif di Jakarta naik 165.
Hal itu membuat kasus aktif covid-19 kembali tembus di angka 2 ribu lebih
"Sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 2.379 (orang yang masih dirawat/isolasi)," kata Dwi dalam keterangannya dikutip, Selasa (14/6).
Dwi pun mengimbau agar masyarakat mewaspadai penularan varian Omicron.
Upaya 3T terus digalakan, selain vaksinasi COVID-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas," jelasnya.
Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 5.541 spesimen.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 5.960 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 348 positif dan 5.612 negatif.
Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 7.431 orang dites, dengan hasil 156 positif dan 7.275 negatif.
Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.
"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.236.184 dengan tingkat kesembuhan 98,6 persen, dan total 15.304 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2 persen," ujarnya.
Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen).
"Artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu," ucapnya.
Lebih lanjut, Dwi menyebut positivity rate di Jakarta masih dibawah standar WHO meski ada kenaikan kasus covid-19 varian Omicron. (ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News