GenPI.co - Kawasan Batam diselimuti suara menggelegar pesawat tempur yang terbang rendah pada Selasa (26/4).
Suara itu berasal dari dua pesawat tempur yang lalu lalang di wilayah udara Kecamatan Nongsa, Kota Batam.
Kedua pesawat tersebut beberapa kali manuver dan terbang rendah.
Komandan Lanud Hang Nadim Batam, Letkol Pnb Iwan Setiawan mengatakan kedua pesawat terbang rendah dengan suara menggelegar itu merupakan latihan.
"Manuver tersebut hanyalah sekadar latihan rutin bagi seorang penerbang tempur dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Iwan kepada GenPI.co Kepri, Selasa (26/4).
Menurut Iwan, aksi dua pesawat tempur TNI AU jenis F16 dari Skadron Udara 16, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru itu merupakan dalam rangka latihan.
"Kedatangan dua pesawat tempur semacam ini merupakan suatu latihan rutin," ujarnya.
Iwan memaparkan, selain melakukan latihan, pesawat F-16 TNI AU itu juga sekaligus melakukan patroli menjelang mudik lebaran.
"Kami juga menunjukkan kepada masyarakat bahwa di musim liburan lebaran, TNI AU tetap siaga menjaga kedaulatan wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia," paparnya.
Sementara itu, Kadisops Lanud Hang Nadim Mayor Lek Wardoyo mengatakan pesawat tempur tersebut melakukan latihan sekitar 15 menit.
"Rute kedua pesawat tempur itu take off dari Pekanbaru, Rupat, Bengkalis, Pulau Nipah, Batam dan kembali landing ke Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru," kata Wardoyo.
Wardoyo menyebutkan untuk melakukan pengawasan di beberapa wilayah tersebut memang tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama.
"Latihan hanya membutuhkan durasi waktu yang singkat, cuma 15 menit namun mampu mendeteksi keamanan hampir seluruh wilayah udara Kepri." ujarnya.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News