GenPI.co - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merasa puas melihat antusiasme warga Jakarta dalam mengikuti program mudik gratis sejak pendaftaran dibuka mulai 15 April 2022.
Melihat animo peserta yang tinggi, Anies Baswedan belum berencana menambah tiket mudik gratis tersebut.
"Secara kuota, belum ada rencana (tambah tiket). Nanti kami pantau lagi," kata Anies Baswedan di pendopo Balai Kota Jakarta, Selasa (19/4).
Selain itu, menurut Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta, bahwa saat ini kuota mudik gratis telah terisi lebih dari 66 persen yang diikuti oleh para pemudik dari seluruh wilayah DKI Jakarta.
"Saya berharap warga DKI Jakarta dapat merasa nyaman dan terbantu dengan program ini untuk bersilaturahmi dengan keluarga tercinta di kampung," jelas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo dikutip GenPI.co, Jumat (22/4).
"Pasalnya, banyak warga mengaku sudah tertunda selama kurang lebih dua tahun untuk mudik lebaran. Semoga semuanya dalam kondisi yang sehat," sambungnya.
Sebagai informasi, total tiket mudik gratis yang disediakan mencapai 11.680 tiket bus.
Untuk tiket gratis untuk arus balik, Pemprov DKI menyediakan 8.000 tiket gratis sehingga total tiket gratis mudik dan balik Lebaran mencapai 19.680 tiket.
Anies Baswedan menilai, tingginya animo tersebut karena sudah dua tahun masyarakat tidak melakukan mudik akibat pandemi covid-19.
"Kami bersyukur bahwa masyarakat bisa mendapatkan manfaatnya dan memang ini sudah ditunggu sudah dua tahun, tidak mudik seperti 2019. Jadi kami apresiasi sekali," kata Anies Baswedan.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyediakan 292 unit bus yang melayani 17 kota dari Jakarta untuk arus mudik, dan 22 unit truk yang mengangkut 660 motor pemudik.
Sementara itu, untuk arus balik, DKI Jakarta menyediakan 200 unit bus dan sembilan truk yang mengangkut 270 motor pemudik.
Nantinya, sepeda motor akan diberangkatkan lebih dahulu sesuai terminal calon pemudik.
Pemprov DKI mengutamakan warga dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI mengikuti program mudik gratis.
Namun, tidak menutup warga non-KTP DKI untuk ikut asalkan masih tersedia kuota.
Adapun 17 kota dan kabupaten tujuan arus mudik dan balik itu yakni Palembang, Lampung Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Cilacap, Purwokerto, Solo.
Kemudian, Wonosobo, Yogyakarta, Sragen, Wonogiri, Madiun, Kediri, Jombang dan Malang.
Sedangkan jadwal arus mudik dilaksanakan pada 26 April di Terminal Pulogadung dan 27 April di Terminal Pulo Gebang.
Sementara itu, untuk jadwal arus balik pada 7 Mei dari masing-masing lokasi menuju Terminal Pulogadung dan pada 8 Mei menuju Terminal Pulo Gebang.
Persyaratannya sangat mudah, calon peserta dapat mendaftarkan diri daring melalui laman di www.mudikgratisdkijakarta.id atau melalui WhatsApp ke nomor 08-123-188-5758.
Peserta dapat mendaftarkan maksimal empat orang per Kartu Keluarga (KK) dan diutamakan bagi warga yang memiliki KTP DKI Jakarta.
Calon pemudik yang ingin mengikuti program ini diutamakan bagi mereka yang sudah menerima vaksin dosis tiga (booster), membawa sepeda motor, dan diutamakan yang akan melakukan perjalanan arus mudik serta arus balik ke DKI Jakarta.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News