GenPI.co - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melarang jajarannya tidak mengambil cuti Lebaran tahun ini.
Hal itu dilakukan agar jajarannya bisa mempersiapkan keberangkatan jemaah haji 2022.
"Semua standby mempersiapkan keberangkatan jemaah haji Indonesia," ujar Yaqut di Jakarta Pusat, Kamis (21/4/2022).
Yaqut menambahkan bakal memprioritaskan jemaah yang gagal berangkat 2020 dan 2021.
Meskipun demikian, Yaqut menyebut tak semua jemaah antrean 2020 bisa langsung berangkat haji.
Sebab, Arab Saudi mengeluarkan aturan jemaah haji harus di bawah 65 tahun.
"Soal persiapan teknis, kami sedang dan terus lakukan," terangnya.
Selain itu, Yaqut menyebutkan pihaknya tengah mempersiapkan jumlah kuota daerah yang akan berangkat haji.
Meski sudah memiliki daftar antrean, Kemenag mesti memastikan segalanya aman, baik umur maupun kesehatannya.
"Mudah-mudahan minggu ini bisa diumumkan," tutur Yaqut.
Sebagai informasi, tahun ini Indonesia mendapatkan kuota haji sebanyak 100.051 jemaah.
Padahal pada musim normal biasanya Indonesia mendapatkan kuota hingga 221 ribu.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News