Pemasok Daging Mogok Jualan, Pedagang Nasi Padang Amankan Stok

26 Februari 2022 18:30

GenPI.co - Wacana kenaikan harga daging sapi rupanya berdampak pada sejumlah aksi protes. Diketahui sejumlah pedagang akan melakukan aksi mogok mulai mulai 28 Februari hingga 4 Maret 2022.

Melihat rencana ini, pedagang nasi Padang pun merasakan kekhawatiran akan stok yang menipis.

Salah satu pedagang Nasi Padang MJ, Ditsra Edo mengaku segera akan menyetok daging sapi agar persediaan aman.

BACA JUGA:  Pedagang Daging Sapi: Pemerintah Tak Pernah Berkunjung ke Pasar

"Mau nggak mau, nasi Padang harus ada rendang dan dendeng, kan," ujar Distra Edo kepada GenPI.co di kawasan Roxy Square, Jakarta Barat, Jumat (25/2).

Dalam sehari, lanjut Edo, dirinya setidaknya harus memiliki persediaan 7 kilogram daging sapi untuk berjualan.

BACA JUGA:  Pedagang Daging Tanyakan Efektivitas Aksi Mogok terhadap Harga

Jika di tempat pemotongan daging langganannya naik, Edo juga turut menaikkan harga dendeng dan rendang.

"Kalau saat ini Rp 15 ribu, besok naikkan Rp 2 ribu," lanjutnya.

Edo merasa khawatir jika pemasok daging langganannya juga ikut melakukan aksi.

"Ya, nanti yang rugi bukan saya aja tapi pembeli nggak mau beli rendang," jelasnya.

Dirinya juga khawatir jika kenaikan harga daging akan berlangsung lama. Apalagi sebentar lagi sudah memasuki bulan Ramadan.

“Pas Ramadan biasanya harga daging naik,” tukasnya (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Hafid Arsyid Reporter: Annissa Nur Jannah

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co