GenPI.co - Seorang guru di SMA Negeri 25 Batam, Kepulauan Riau (Kepri), terkonfirmasi positif Covid-19 probable Omicron. Alhasil, sekolah itupun direkomendasikan untuk ditutup sementara.
Guru itu diketahui positif Covid-19 dalam pemeriksaan acak rutin yang dilakukan Dinas Kesehatan guna survailans pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah.
Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, dalam pemeriksaan cepat antigen di sekolah itu, diketahui tiga orang positif. Pihaknya kemudian menindaklanjuti dengan tes usap PCR.
"Namun, guru ini memilih memeriksakan PCR secara mandiri, hasilnya positif, dan langsung kami evakuasi di RSKI Pulau Galang," katanya.
Sesuai dengan aturan, maka seluruh sampel positif COVID-19 di Batam dilakukan "screening", dan hasilnya diketahui probable Omicron. Sedangkan dua orang yang hasil antigennya positif seorang guru dan seorang siswa, hasil PCR-nya baru diketahui positif. Namun, hasil pemeriksaan variannya belum selesai.
Dia mengungkapkan, penutupan sementara sekolah itu telah sesuai dengan Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
“Dalam aturan menteri itu disebutkan, kalau guru yang positif maka sekolah harus tutup,” katanya.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan mengenai kondisi tersebut. Sehingga bakal ada surat rekomendasi ke Dinas Pendidikan Kepri agar sekolah itu ditutup.
Sementara itu, terdapat pula probable Covid-19 di SMAN 4 Batam. Namun, tidak ada siswa dan guru yang dinyatakan positif Covid-19.
Menurut Didi, memang ada seorang siswa yang diketahui kontak dengan pasien positif Covid-19 dari luar sekolah, dan hasil tes cepat antigen positif.
“Siswa itu baru menjalani pemeriksaan PCR hari ini, dan sedang menjalani karantina sambil menunggu hasil PCR keluar,” kata Didi. (ant/*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News