Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek, Gus Yaqut Ungkap Peran Gus Dur

31 Januari 2022 11:35

GenPI.co - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengucapkan selamat tahun baru Imlek 2573 Khongzili, Gong He Xin Xi, Wan Shi Ru Yi kepada seluruh umat Khonghucu di Tanah Air dan seluruh masyarakat yang merayakannya.

Pria yang akrab disapa Gus Yaqut itu juga menyampaikan harapannya di tahun baru Imlek.

"Semoga di sepanjang tahun Macan Air ini segala persoalan dapat teratasi," kata Gus Yaqut dalam konferensi pers virtual, Senin (31/1).

BACA JUGA:  Imlek, Penjual Hampers Buah Jeruk di Glodok Laris Manis

Gus Yaqut mendoakan agar umat Khonghucu dan masyarakat yang merayakan Imlek senantiasa hidup dalam harmoni, damai, dan sejahtera.

Ia mengatakan perayaan Imlek ini merupakan yang ke-23 kali yang digelar secara nasional.

BACA JUGA:  Camilan Khas Imlek Ludes Diburu, Pecinan Glodok Tertiban Hoki

Menag lantas menyinggung soal peran Presiden Keempat Indonesia Abdurrachman Wahid alias Gus Dur.

"Sejak Gus Dur menetapkan Kepres Nomor 6 Tahun 2000 yang mencabut Impres Nomor 14 Tahun 2967," katanya.

BACA JUGA:  3 Tradisi Sebelum Imlek di Indonesia, Ritual Penarik Hoki Leluhur

Menurutnya, keputusan besar soal hal itu haruslah disyukuri dan menjadi momentum wujud hadirnya negara dan pemerintah.

Lebih lanjut, Yaqut juga mengapresiasi tema tahun baru Imlek 2573 Khongzili.

“Seorang Junzi atau Insan Beriman dan Berbudi yang Hidup dalam Tengah Sempurna, Xiaoren atau Manusia Rendah Budi yang Hidup Menentang Tengah Sempurna,” katanya.

Menurutnya, tema yang diambil dari ayat suci kitab Khonghucu ini menganjurkan agar semua masyarakat taat menjalankan ajaran agama dengan menjadi umat manusia dan warga negara yang baik.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk senantiasa mengambil jalan keselarasan dan keharmonisan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Atas ajaran itu, Gus Yaqut lantas mengajak masyarakat Tionghoa untuk terus berupaya menjalani pola hidup keseharian yang seimbang, adil, toleran, dan moderat sesuai konsep ajaran Yin Yang.

"Caranya, dengan senantiasa memuliakan hubungan antara manusia, memuliakan hubungan dengan alam, dan memuliakan hubungan dengan Sang Maha Pencipta," pungkasnya. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Yasserina Rawie Reporter: Chelsea Venda

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co