GenPI.co - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka terus bergerak untuk menangani permukiman kumuh di daerah yang dipimpinnya.
Salah satu caranya ialah menggandeng PT Sarana Multigriya Finansial (Persero).
Gibran menjelaskan, Pemkot Solo dan SMF akan mengebut membangun rumah, terutama di kawasan Semanggi.
“Di sana, kan, ratusan unit rumah. Ada yang sisa yang belum terbangun. Jadi, dikejar. Ini (sebagian, red) dibantu SMF," kata Gibran saat penandatanganan kerja sama di Solo, Jumat (17/12).
Pemkot Solo juga membuka peluang membangun rumah susun sewa (rusunawa).
Nantinya, rusunawa tersebut ditujukan untuk masyarakat yang membutuhkan subsidi.
Gibran tidak memungkiri saat ini masih banyak warga Solo yang membutuhkan hunian.
Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu juga menyasar warga difabel di Solo.
“Nanti juga ada rumah susun khusus difabel," kata Gibran.
Dia menyebut penghuni rusun harus menaati berbagai peraturan yang sudah ditetapkan.
Salah satunya ialah tinggal di rusun maksimal enam tahun. Setelah itu, penghuni harus pindah.
Gibran menjelaskan, peraturan itu masih berlaku. Namun, saat ini ada beberapa penghuni yang belum pindah dari rusun.
"Kami juga tidak mau terlalu kaku," kata Gibran. (ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News