GenPI.co - Merayakan 50 tahun Nestle di Indonesia, Nestle memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para petani kopi yang telah bermitra dan menghadirkan bahan baku yang berkualitas.
Technical Director Nestle Indonesia Jean-Luc DeVuyst mengatakan, selama 50 tahun, pihaknya selalu berpegang teguh pada komitmen untuk berinvestasi di Indonesia.
Fokus untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja, menggunakan sebanyak mungkin bahan baku setempat, termasuk biji kopi.
“Hingga saat ini, kami melakukan pembelian bahan baku biji kopi sebanyak lebih dari 50.000 ton per tahun atau setara dengan USD 80 juta per tahun,” kata Jean dalam konferensi pers virtual, Kamis (4/11).
Menurutnya, kemitraan ini merupakan wujud nyata keyakinan Nestle bahwa untuk mencapai sukses jangka panjang, masyarakat sekitar di mana pihaknya beroperasi juga harus sejahtera.
“Oleh karena itu, kami ingin memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh mitra petani kopi di Lampung,” katanya.
Saat ini, tim Agri Service Nestlé telah bekerja sama dengan 20.000 petani kopi di Tanggamus dan Lampung Barat.
Pihaknya juga memberikan pelatihan tentang praktik pertanian yang baik dan berkelanjutan untuk mengoptimalkan produktivitas dan meningkatkan kualitas biji kopi.
Sementara itu, Gubernur Provinsi Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi yang turut hadir dalam acara ini mengatakan, pihaknya mengapresiasi dan mendukung kerjasama Nestle Indonesia dengan petani lokal.
“Saya percaya seluruh rangkaian kerja sama yang telah terjalin dapat terus mendukung dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi Indonesia, dan secara khusus di Provinsi Lampung.” kata Arinal.
Hal senada juga diungkap Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani yang mengatakan, kehadiran Nestle selain meningkatkan produktivitas, juga menjaga lingkungan dan menerapkan perkebunan yang berkelanjutan.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News