Orang Utan Jadi Alasan Eiger Dukung Konservasi Lewat Produk

26 September 2021 02:10

GenPI.co - Brand peralatan luar ruangan asal Bandung, Eiger, memberikan terobosan berbeda.

Kali ini, pihaknya meluncurkan album kompilasi berjudul 'Music for Adventure' yang dikemas dalam box set.

General Manager Marketing Eiger Adventure Riadi Suwarno menjelaskan, musik dengan alam tidak bisa dipisahkan. Itulah yang menjadi inspirasi Eiger membuat beragam produk.

BACA JUGA:  Wow! Program Terbaru Eiger Makin Dekat dengan Eigerian

Dalam satu box set itu terdapat CD, video di balik layar, set peralatan makan dari kayu, kaus, photocard, dan masih banyak lagi.

"Kami memproduksi 400 boks set album untuk tahap pertama. Harganya Rp499 ribu yang sudah bisa dipesan via online," ujar Riadi melalui diakusi virtual, Jumat (24/9).

BACA JUGA:  Eiger Luncurkan Box Set Music for Advanture, Isinya Wow Banget

Dia menjelaskan, seluruh keuntungannya akan digunakan untuk mendukung konservasi orang utan lewat Benihbaik.com.

Andi F. Noya, founder BenihBaik menceritakan kasus yang sempat terjadi menimpa orang utan yang datang ke pemukiman warga.

BACA JUGA:  Kondisi Orang Utan Mengkhawatirkan, Eiger Galang Donasi

"Bayangkan, ada ratusan peluru di tubuhnya. Saya nggak sampai hati," ujar Andi.

Dia menegaskan hal itu ulah manusia memperlakukan orang utan tidak layak dan hanya untuk kepentingan pribadi.

Melalui penjualan album tersebut dirinya berharap bisa menjadi ajang mendidik generasi berikutnya agar lebih peduli terhadap alam Indonesia.

"Mudah-mudahan generasi yang akan datang lebih bicara dengan hati daripada akal," tegasnya.

Andi menjelaskan, donasi tersebut selanjutnya akan disalurkan ke BOS Foundation dan dipantau penggunaannya.

"Kami fokusnya di tropical adventure. Indonesia kaya banget, punya 17 ribu pulau, orang utan habitat aslinya di negara tropikal," jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya punya perhatian khusus soal masalah tersebut.

"Karena itu, kami akan menjual produk itu fokus ke tropical area," pungkasnya.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Cosmas Bayu Reporter: Annissa Nur Jannah

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co