GenPI.co - Hujan lebat mengguyur sejak Senin (9/8) hingga Selasa (10/8) dini hari menyebabkan banjir di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Puluhan warga pun terpaksa mengungsi karena rumahnya terendam banjir.
“Semua warga yang rumahnya terendam banjir, saat ini mengungi,” kata Ketua RT 02/03 Sentral Kelurahan Rangkasbitung Barat Kabupaten Lebak Tata di Lebak, Selasa (10/8).
Banjir di Sentral Kelurahan Rangkasbitung Barat dipastikan bisa berlangsung lama jika tidak dilakukan penyedotan air.
Sebab, drainase yang kecil dan banyaknya sampah yang menghambat aliran air.
Tata menyebut sekitar 50 rumah warga di sini terendam banjir dengan ketinggian antara 20 sentimeter hingga 100 sentimeter.
Warganya mengungsi ke rumah saudara atau kerabat juga ada tinggal di musala.
"Kami minta pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan bagi warga korban bencana banjir itu," ucapnya.
Seorang petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Andi Mulyadi mengatakan pihaknya tengah melakukan pendataan warga korban banjir.
Kemungkinan besar warga yang terendam banjir mencapai puluhan kepala keluarga dan terparah di Kampung Sentral, Salahur dan Komdik Rangkasbitung.
“Kami akan mengoptimalkan pompa untuk melakukan penyedotan air di lokasi pemukiman warga yang dilanda banjir," ucapnya. (ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News