GenPI.co - Asap dari kebakaran lahan gambut di Sumatera Selatan mulai dikeluhkan oleh warga beberapa hari terakhir ini.
Salah seorang sopir travel Rasyidi yang biasa melintas di jalur Palembang-Indralaya mengatakan gangguan asap yang cukup pekat menghalangi jarak pandang para penguna jalan.
Ia berharap agar asap ini juga menjadi perhatian satgas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Asap cukup pekat sangat mengganggu,” katanya di Palembang, Kamis (5/8).
Menurutnya, jika masalah karhutla tidak diatasi dengan baik dikhawatirkan akan terjadi kebakaran lahan yang lebih luas.
Selain itu juga menimbulkan kabut asap lebih tebal yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan kecelakaan.
Asap tersebut merupakan dampak dari kebakaran yang terjadi di wilayah Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (3/8) sore.
Jalan lintas Palembang-Indralaya diselimuti kabut asap tebal yang mengakibatkan jarak pandang pendek hanya sekitar 5-10 meter.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy mengatakan petugas diturunkan untuk mengatur lalu lintas setiap muncul kabut asap akibat karhutla ini.
Yusantiyo juga mengimbau supaya pengendara memperlambat laju kendaraannya dan menghidupkan lampu agar dapat dilihat kendaraan dari arah berlawanan. (ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News