GenPI.co - Pengamat politik Philipus Ngorang memberikan pandangannya terkait rencana fasilitas hotel untuk isolasi mandiri (isoman) bagi anggota DPR yang terpapar covid-19.
Wacana tersebut diketahui diajukan oleh Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR lewat surat tertanggal 26 Juli 2021.
Fasilitas yang diberikan secara gratis itu berupa hotel bintang tiga.
“Hotel yang bekerja sama dengan kami itu di Ibis Grogol dan Oasis di Atrium Senen. Kami sudah lakukan MoU, tapi tentu kami berdoa ya tidak pernah digunakan tentunya,” kata Sekjen DPR Indra Iskandar, Kamis (29/7).
Menurut Ngorang, hal tersebut ada hubungannya dengan Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar yang rangkap jabatan sebagai Komisaris BUMN PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero).
Pasalnya, ada kemungkinan bahwa hal tersebut bisa saja adalah “hadiah” agar anggota DPR tak mempermasalahkan jabatan rangkap Indra.
“Hal itu berarti Indra hanya mementingkan kepentingan diri sendiri,” ujarnya kepada GenPI.co, Minggu (1/8).
Pengajar di Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie itu memaparkan sebagai wakil rakyat, sekjen dan anggota DPR justru tidak memperhatikan rakyat kecil.
“Lagi-lagi, saya katakan mereka tidak mendahulukan dan memikirkan kepentingan masyarakat,” paparnya.
Lebih lanjut, Ngorang menegaskan bahwa wacana isoman mandiri akan membebani negara, terutama jika anggaran penanganan pandemi berasal dari utang.
“Hal ini tentu sangat disayangkan, karena alokasi anggaran jadi berkurang,” ungkapnya. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News