GenPI.co - Semenjak Manchester City mendapat sokongan dana investor sekitar 2008, tim dengan jersey kebanggan biru langit ini memang terus berkembang.
Bukan hanya soal permainan di atas rumput hijau, melainkan juga para pendukung setianya. Tak terkecuali di Indonesia sendiri.
Manchester City Supporter Club (MCSC) Indonesia sudah berdiri sejak 3 Desember 2010.
Awalnya berawal dari beberapa orang yang mencintai klub sebak bola yang sama. Lama kelamaan jaringan terbangun dan lahirlah komunitas ini.
"Kami sudah diakui secara resmi oleh Man City pada 2016 di Epicentrum, Kuningan. Mungkin karena antusiasme di sini banyak ya," kata Ketua MCSC Indonesia Endri Waluyo kepada GenPI.co, Minggu (13/6).
Endri mengatakan, di Indonesia sendiri sudah ada 74 chapter yang tersebar di seluruh provinsi.
Total anggota yang bergabung secara resmi sejak awal sekitar enam ribu orang. Namun, jika ditambah non ofc, mungkin bisa sampai sepuluh ribu orang.
Rata-rata mereka masih di umur anak-anak kuliah, sisanya terbagi ke anak SMA dan pekerja.
Fans Manchester City tidak hanya diikuti oleh kaum adam, tetapi ada juga anggota wanitanya.
"Namanya MCSC Ladies," katanya.
Seluruh MCSC Indonesia hampir setiap minggunya mengadakan nobar jika ada pertandingan Man City. Namun, semenjak ada pandemi, aktivitas itu jadi sedikit terganggu.
Padahal, biasanya fans club ini sering kali nobar, apalagi ketika ada big match sudah pasti acara nonton juga akan besar-besaran.
Sebagai fans Man City, harapan Endri sederhana. Dia hanya ingin tim kebanggannya berkembang.
Harapan yang mungkin sama jika ditanyakan ke semua fans Man City. Namun, baginya tiap-tiap pertandingan Man City adalah sejarah.
Sejarah tim yang berada di papan bawah yang mencoba naik ke atas.
Sejarah soal tim yang biasa terseok-seok di Liga Inggris, kini bisa menjadi raja sepak bola di sana tahun ini, plus menjadi runner up Liga Champions 2020/2021.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News