11 Orang Disuntik Vaksin Nusantara, Hasilnya Bikin Kaget

31 Mei 2021 12:30

GenPI.co - Sebanyak 11 orang yang menjadi sukarelawan yang disuntik Vaksin Nusantara memperlihatkan hasil yang positif.

Vaksin yang diinisiasi oleh mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, bahkan dikatakan lebih efektif membentuk antibodi dibandingkan dengan vaksin yang banyak beredar sekarang.

“Data minggu pertama menunjukkan hasil yang lebih baik dari vaksin konvensional,” ucap Pakar Biologi Molekuler yang juga pendiri Profesor Nidom Foundation (PNF) Chairul Anwar Nidom yang telibat dalam penelitian ini.

Dia menyebut, divaksin konvensional dalam 15 hari masih belum muncul antibodinya sehingga dibutuhkan dua kali penyuntikan.

BACA JUGA:  Anak-anak Belum Dapat Vaksinasi Covid-19, Ternyata Ini Alasannya

“Berbeda dengan Vaksin Nusantara dalam 15 hari sudah muncul antibodi dan punya daya protektif terhadap virus alam,” jelas dia.

Hasil Real Time Polymerase Chain Reaction (RT PCR) membuktikan para sukarelawan itu negatif.

BACA JUGA:  Tanda Bahaya dari Vietnam, Varian Covid-19 Baru yang Lebih Ganas

Mereka juga berada dalam kondisi sehat meski dibiarkan beraktivitas seperti biasa.

Dalam uji coba itu, Vaksin Nusantara juga tidak menimbulkan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) seperti demam, gatal-gatal, bengkak, ngantuk, sampai pingsan seperti vaksin konvensional.

BACA JUGA:  William Shakespeare Meninggal usai Terima Vaksin Covid-19

“Jadi yang dulu dikatakan Ketua BPOM (Balai Pengawas Obat dan Makanan) 75 persen yang menderita itu sih kayaknya nggak,” beber Nidom.

Guru Besar Biologi Molekuler Universitas Airlangga mengatakan bahwa Vaksin Nusantara juga bisa diberikan kepada para penyintas Covid-19.

Suntikan kepada mereka yang pernah terpapar dikatakan akan memperbesar kemampuan antibodinya.(Ngopibareng/JPNN/GenPI)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co